Oleh
WALUYO


“Ucapkanlah kebaikan atau diam”
(al-Hadits)

Kata-kata atau ucapan sangat lekat dengan kehidupan manusia. Hampir setiap manusia sangat sulit untuk menghindari kata-kata. Dengan kata-kata manusia dapat menyampaikan apa yang menjadi keinginannya atau ketidakinginannya dan manusia dapat mengerti apa yang diinginkan atau tidak diinginkan oleh manusia lainnya. Kata-kata merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

Kata-kata ini dapat berupa verbal dan non verbal (isyarat). Orang yang normal dapat mengungkapkan apa yang diinginkannya atau tidak diinginkan melalui kata-kata verbal dan bahkan sering pula menggunakan kata-kata isyarat. Misalnya, seorang calon anggota legislatif yang ingin nantinya dipilih sebagai wakil rakyat harus bisa memanipulasi kata-kata yang indah dalam bentuk janji-janji kepada masyarakat.

Sedangkan orang bisu biasanya mengungkapkan apa yang diinginkannya atau menolaknya dengan kata isyarat sehingga ada yang namanya bahasa isyarat. Misalnya, orang tuna wicara ketika menginkan orang lain membantunya mengambilkan suatu benda dia dapat menggunakan tangannya dengan cara melambaikan tangannya, menunjuk kepada benda tersebut, dan menunjukkan tangannya kembali kepada dirinya. Dengan ini dapat dimengerti bahwa kata-kata memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Namun, dibalik vitalnya itu ternyata kata-kata ini bagaikan sebilah pedang bermata dua.

Pada saat tertentu kata-kata dapat bernilai positif dan pada saat lainnya dapat bernilai negatif. Bernilai positif dan negatifnya ini sangat tergantung pada siapa yang menggunakannya. Positif dan negatifnya ini juga tergantung pada situasi dan kondisi. Namun, jika hendak dibandingkan peran penting antara subjek dan kondisi dimana kata-kata itu terlontar maka subjek lebih memiliki peranan lebih besar.

Kata-kata terbagi menjadi dua golongan, yaitu kata-kata baik atau terpuji dan kata-kata tercela. Baik atau tercelanya suatu kata-kata tergantung budaya yang berada di lingkungan di mana seseorang itu tinggal dan hidup. Misalnya, kata jancu’ bagi orang Jawa Timur dianggap sebagai kata sapaan yang mengakrabkan, tapi kata ini akan bermakna pelecehan bagi orang Yogyakarta. Atau memegang kepala bagi orang jawa merupakan suatu tindakan yang melecehkan, tapi bagi orang Arab memiliki makna penghormatan.
Penulis di sini tidak akan membahas kata-kata yang terbatasi oleh budaya tertentu. Pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas kata-kata yang universal saja, yaitu kata-kata yang setiap orang dimanapun menggunakannya atau lebih tepatnya kata yang secara konsesus disepakati nilainya oleh semua orang. Misalnya, kata pahlawan. Semua orang faham bahwa pahlawan adalah seseorang yang telah berjasa mengorbankan dirinya untuk menolong orang lain atau sesuatu di luar dirinya.

Kata-kata memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap diri orang yang mengucapkan atau memperagakannya, orang yang mendengar atau melihatnya, dan lingkungan sekitarnya baik secara fisik maupun psikis. Hal ini, karena kata-kata memiliki dua sifat yang bertolak belakang, yakni sifat air dan sifat api. Orang yang melontarkan kata-kata terpuji secara psikis dirinya akan merasa nyaman dan sejuk, begitu pula orang yang mendengarkannya. Tidak hanya sekedar memberikan rasa nyaman dan sejuk saja tetapi juga dapat menumbuhkan daya-daya positif yang terdapat di dalam tubuh manusia, dan lingkungan sekitarnya. Secara fisik, tubuh akan merasa lebih rileks karena darah dapat mengalir dengan lancar serta jantungnya berdetak dengan teratur. Contoh, kata-kata motivasi. Bagi orang yang mengucapkannya akan merasa termotivasi untuk membuktikan apa yang telah diungkapkan kepada orang lain. Sedangkan orang yang mendapat motivasi akan merasa memiliki energi positif untuk dapat berbuat sesuatu yang positif bagi diri atau lingkungannya.

Sebaliknya kata-kata tercela akan membuat diri orang yang mengucapkan, mendengarkan, dan lingkungan sekitarnya menjadi terganggu sistem organ tubuh dan jiwanya selain itu juga akan memunculkan energi-energi negatif. Biasanya kalau orang sedang marah aliran darah menjadi tidak lancar karena adrenalinnya naik dan detak jantung tidak teratur. Contoh, kata-kata hinaan. Orang yang mengucapkan kata-kata hinaan pasti tidak akan merasa nyaman dalam hidupnya. Apalagi orang lain yang mendengarkannya, perasaan benci dan marah akan menyelimutinya. Begitu pula lingkungan sekitarnya menjadi terganggu.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Jawabannya adalah karena hampir seluruh mahluk yang ada di dunia mengandung zat cair. Tubuh manusia hampir 80% berisi air begitu pula mahluk lainnya. Kata-kata memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap zat cair, sebagaimana hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Masaru Emoto dalam bukunya The True Power of Water (2007). Hasil penelitian mengatakan bahwa kata-kata berpengaruh terhadap struktur pori-pori air. Jika kata-kata yang diberikan adalah kata-kata pujian maka struktur air itu akan tersusun menjadi seperti berlian yang sangat indah sedangkan jika kata-kata yang diberikan untuk menstimulasi air itu kata-kata celaan maka struktur air akan tersusun menjadi seperti berlian yang sangat jelek bentuk dan cahayanya.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Tompkinn dan Bird terhadap tumbuh-tumbuhan dalam bukunya yang berjudul Secret Life of The Plant (2004) juga mengatakan bahwa kata-kata berpengaruh terhadap arah gerak dan tumbuh kembang tumbuh-tumbuhan. Berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kata-kata mempengaruhi kosmos.
Jauh sebelum penelitian mengenai pengaruh kata-kata terhadap air dan tumbuh-tumbuhan dilakukan Nabi Muhammad SAW telah bersabda:
“Orang muslim adalah orang yang masyarakat selamat dari (kejahatan) lisan dan tangannya” (HR. Bukhari)
Jadi, kata-kata dapat berimplikasi pada terwujudnya masyarakat dunia yang damai dan dapat pula sebaliknya. Oleh karena itu, ada tuntutan harus cerdas dalam mengeluarkan kata-kata. Orang yang cerdas ketika akan berbicara selalu mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
  1. Kadar audiens. Kadar ini meliputi; akal, budaya, ras, agama, ekonomi, dan demografi lainnya.
  2. Pemilihan kata-kata (words election) yang tepat.
  3. Situasi dan kondisi
  4. Kebenaran isi jika berita
Setiap manusia secara fitrahnya mengakui adanya Tuhan Sang Pencipta Semesta dan memiliki kecenderungan selalu mengarah ke setiap hal yang baik dan benar. Oleh karenanya manusia memiliki dua fungsi utama dalam kehidupan ini, yakni manusia sebagai hamba Tuhan dan sebagai khalifah atau mandataris Tuhan di dunia ini. Manusia selain berkewajiban menyembah kepada Tuhannya juga memiliki kewajiban menjaga keseimbangan dan mengembangkan alam semesta beserta isinya sehingga tercipta masyarakat yang madani. Agar hal itu dapat terwujud maka manusia ketika menentukan sikap dan berperilaku hendaknya mempertimbangkannya atas dasar baik dan benar menurut dirinya, baik dan benar menurut dan bagi orang lain serta sesuai dengan titah Tuhan.


Comments

9 Response to 'PENGARUH KATA-KATA BAGI KESEHATAN FISIK DAN PSIKIS'

  1. si kumb@ng
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241073600000#c7300134395436729108'> April 29, 2009 at 11:40 PM

    kajian psykologi yang religi ...keren nih, salam kenal ya...

     

  2. Kamilia
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241117100000#c8880735133112530861'> April 30, 2009 at 11:45 AM

    Terlalu larut untuk mencerna seutuhnya sepertinya, salam kenal juga mas, belum tuntas membaca semuanya, jadi belum bisa komentar apa-apa..makasih kunjungannya

    Mama Hilda
    http://hildafarha.blogspot.com

     

  3. Bunda Jihan
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241151420000#c7095397533089630585'> April 30, 2009 at 9:17 PM

    good postingan. jd ingat hasil penelitian ilmuwan jepang, air pun jika di ucapkan kata2 yang baik, maka akan membentuk kristal yg bagus. apalagi manusia ya mas...........

     

  4. Bunda Jihan
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241151480000#c1042857423829266544'> April 30, 2009 at 9:18 PM

    good postingan, jd ingat penelitian ilmuwan jepang, air aja yg diucapkan kata2 yang baik akan menghasilkan kristal yang bagus

     

  5. Lina
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241157240000#c7771832578300951942'> April 30, 2009 at 10:54 PM

    bagus tulisannya....
    makasih dah berkunjung di Blogku,

     

  6. trimatra
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241550600000#c5684732502786119568'> May 5, 2009 at 12:10 PM

    kulo santri pp An-Nasyath, ngapuntenipun menawi kirang sopan anggene sowan pak kyai :D

     

  7. waluyo
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241577420000#c8411322270637735626'> May 5, 2009 at 7:37 PM

    to Triatma:
    kamu santri pondok an-nasyath mlangi sleman pa? pondoknya Gus Anis Masduqi

     

  8. Raini Munti
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241592840000#c4016397437696907129'> May 5, 2009 at 11:54 PM

    ak tmsk org yg bhati2 dlm bkata2

     

  9. Raini Munti
    http://nexttofuture.blogspot.com/2009/04/pengaruh-kata-kata-bagi-kesehatan-fisik.html?showComment=1241592900000#c5761112056014805161'> May 5, 2009 at 11:55 PM

    aku tmsuk org yg mjaga kata2